Subscribe RSS Join our Facebook Group Follow us on Twitter!
in Search

Just another Blog - Rifan M Fauzi

Mengenal Programming Club IT Telkom

Kali ini saya sharing tentang ProClub IT Telkom yang alhamdulillah sampai saat ini terus menghasilkan karya-karya emasnya yang sudah sampai ke ranah internasional. Oke, langsung sajaa..

Programming Club merupakan UKM di IT Telkom yang bertujuan sebagai inkubator kompetisi di bidang teknologi. UKM ini berdiri pada tanggal 24 Februari 2006 dan saat ini dipimpin oleh Fajrul Akram. Tempat risetnya (bilang aja sekre) sekarang berletak di Gedung F IT Telkom lantai 1. Tugas dari UKM ini ialah memberikan wawasan, pencerahan, atau bahkan motivasi untuk mengikuti lomba-lomba yang ada (khususnya pada bidang teknologi). Baru-baru saja kemarin dreambender (salah  satu tim dari ProClub) mengantongi juara INAICTA, APICTA, dan Mandiri Technopreneur. Wow! luar biasa bukan? Open-mouthed smile 

pc

Untuk menjadi anggota ProClub di IT Telkom terbilang gampang-gampang susah, yang berarti mungkin bagi sebagian orang mengatakan mudah tetapi ada sebagian *** yang mengatakan It’s so hard. Setidaknya ada 4 tahapan yang mesti dilalui mahasiswa ITT untuk menjadi anggota ProClub, yaitu:

  1. Administrasi, Yang dimaksud dengan administrasi disini bukanlah bayar pake duit loh yaa (masuk ProClub itu gratis cuy), administrasi disini ialah kita harus mengumpulkan persyaratan-persyaratan (misalnya CV, KHS, paper, dll) untuk mengikuti test tertulis. Yaa pada tahap ini sih biasanya lolos semua, kecuali kalo ada persyaratan yang tidak dipenuhi.
  2. Test Tertulis, Pada tahap ini calon anggota PC akan diberikan soal yang banyak banget tetapi mesti diselesaikan dalam waktu yang sangat terbatas. Tes ini biasanya dilakukan di ruang perkuliahan saat weekend. Sebenernya pada test ini kita tidak diminta untuk menyelesaikan semua soal secara baik dan benar, tetapi kita lebih baik fokus pada satu bidang/bagian soal. Maksudnya apa bidang/bagian soal? Hmm.. jadi secara implisit soal tersebut sebenarnya terbagi kedalam tiga kategori besar, yaitu: soal logika, soal desain, dan soal ide/perancangan. Nah disanalah pinter-pinternya kita mengisi soal yang sesuai dengan minat kita di ProClub. Misalnya kita merasa bahwa skill kita lebih terfokus pada segi desain, maka kita tidak perlu menghiraukan soal yang lain dulu, kita cukup mengerjakan bagian desain dengan semaksimal dan bila sudah selesai barulah kita mencoba soal di bidang yang lain. Test tertulis ini ialah test yang paling banyak memotong jumlah pendaftar. So, kita mesti cerdas mengerjakannya.
  3. Test Skill/Kemampuan, Nah pada tahap ini ialah saatnya kita unjuk gigi akan kemampuan kita. Setelah lolos dari test tertulis, maka kita akan dikategorikan sesuai dengan kemampuan kita pada saat test tertulis. Jadi intinya test skill/kemampuan antara coder, designer, dan analyst pasti berbeda dong! Bagi yang lolos test tertulis dengan menjawab kebanyakan soal logika, maka ia akan masuk pada kelompok coder yang biasanya nanti test skillnya ialah coding. Bagi yang lolos test tertulis dengan condong pada soal desain, tentunya ia akan masuk kelompok designer. Biasanya test skillnya ialah membuat sebuah desain software, kemudian mempresentasikannya. Dan yang terakhir ialah bagi yang mempunyai ide-ide cemerlang, ia akan masuk pada kelompok keynote. Biasanya testnya ialah membuat sebuah rancangan aplikasi yang dapat diterapkan untuk mencapai MDG, setelah itu mempresentasikannya. Untuk seorang keynote, yang paling penting ialah bagaimana menyampaikan sebuah ide pada orang lain sehingga orang tersebut tertarik, selain itu disunnahkan menggunakan bahasa inggris pada saat presentasi Winking smile
  4. Wawancara, Tahap ini ialah tahap dimana kita akan digali komitmennya di ProClub nanti.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang Programming Club IT Telkom, silakan berkunjung kesini

Twitter: @ProClubITT

Facebook: http://www.facebook.com/pages/Programming-Club-ITT/111912185583523

website: http://dreamthinkcode.com/

Berikut ialah tipe-tipe orang dalam Programming Club IT Telkom

Tipe-tipe ini saya ambil dari blog senior Programming Club yang kini sedang bekerja di Microsoft Indonesia. Ini artikel aslinya http://wirawan.blogsome.com/2008/09/13/pc-personality/ 

The Master Mind

Merupakan pemimpin dan inisiator tim. Orang-orang ini biasanya punya jam terbang kompetisi yang cukup tinggi. Pengalaman mereka sangat dibutuhkan di Programming Club. Jika berkompetisi, hampir pasti mereka menjadi pemimpin. Orang ini adalah yang memegang kemudi ke mana tim tersebut akan berlayar. Biasanya orang-orang ini mempunyai kemampuan teknis yang sangat mantap, sangat cerdas namun tidak jenius. Pada umumnya, mereka merupakan geek yang kecanduan teknologi.

Ciri-ciri utamanya : geek, mempunyai kemampuan memimpin yang baik, aktif, punya semangat yang luar biasa di dalam berkompetisi.

 

The Fighting Warrior

Kunci sukses Programming Club ada di orang-orang ini. Ini juga merupakan spesies yang amat susah dicari. Ibarat dinamo, mereka adalah orang yang bisa menggerakkan tim. Mentalitas mereka Gung-Ho (Do or Die). Bahkan tidak jarang mereka bolos kuliah, tidak makan, atau tidak tidur demi kinerja tim. Orang seperti ini biasanya mempunyai kemampuan teknis yang lumayan dan mempunyai passion luar biasa. Eksistensinya di tengah-tengah sebuah tim selama kompetisi akan membuat moral tim terangkat.

Ciri-ciri utamanya : motivator, pekerja keras, amat menyukai posisi sebagai pembicara atau presenter, ugal-ugalan, ambisius, kadang juga memimpin tim.

 

The Smart Ass(hole)

Prestasinya luar biasa. Sudah kerap mewakili Indonesia di berbagai kompetisi level regional maupun internasional. CV-nya mungkin empat kali lebih tebal daripada CV saya. Mereka adalah coder-coder andalan Programming Club di berbagai kompetisi. Biasanya tipikal orang seperti ini cukup nyentrik dan benar-benar jenius. Mereka bisa mengerjakan tugas lebih cepat dan lebih baik daripada yang lain. Uniknya, orang-orang yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata ini cenderung bukan inisiator tim dan relatif pendiam.

Ciri-ciri utamanya : jenius, punya kemampuan teknis jauh di atas rata-rata, biasanya relatif autis (punya dunia sendiri), agak pendiam.

 

The Super Nanny

Si kreatif yang sok ngatur. Meskipun dia jarang menjadi orang nomor satu di sebuah tim, namun selalu memberikan kontribusi yang besar lewat dorongan dari belakang. Orang ini biasanya banyak bicara dan banyak bekerja, otak di balik strategi bisnis, sering mengatur dari belakang layar, dan menjadi humas tim terutama untuk soal perizinan. Tipikal orang-orang ini memberikan ketenangan bagi anggota tim untuk fokus pada pekerjaan sementara hal-hal lain (kendaraan, izin, kostum, banner) sudah mereka urus.

Ciri-ciri utama : mempunyai jaringan sosial yang luas, gaul, punya kreativitas tinggi, aktif di dalam banyak organisasi, ribut dan cerewet.

 

The Utility Player

Mereka adalah pekerja segala. Mereka mau mengerjakan apa saja, mulai dari mendesain slide hingga ngelap jendela! Mereka kerapkali merasa bahwa kemampuan teknis mereka sebatas rata-rata. Biasanya di Programming Club mereka membantu hal-hal sederhana seperti merancang presentasi, coding SQL untuk database, mengedit gambar di Photoshop, merapikan diagram UML yang dibuat oleh programmer, dan sebagainya. Pekerjaan mereka cenderung tidak berat namun keberadaan mereka sangat membantu.

Ciri-ciri utama : kuliahnya cukup mapan (IP-nya di atas tiga), kemampuannya standar, pekerja keras, *** membantu, tidak ingin kelihatan menonjol di dalam tim.

 

The Bench Warmer

Seperti namanya, bench-warmer, pekerjaan utama orang ini di Programming Club adalah menghangatkan bangku dengan bokong. Mereka amat pasif namun selalu hadir di acara Programming Club. Mereka enggan berkompetisi bukan karena tidak mampu, namun karena tidak *** menghadapi tekanan. Meski demikian, biasanya mereka sangat antusias untuk pekerjaan yang tak terlalu membutuhkan tanggung jawab. Boleh dibilang mereka adalah orang biasa-biasa saja baik di bangku kuliah maupun di perkumpulan.

Ciri-ciri utama : sekedar penggembira, tidak mau keluar dari comfort zone, tidak *** beban tanggung jawab, biasanya mereka justru yang paling normal di antara kami.

 

The Early Quitter

Ini orang yang sadar dirinya tidak punya kemampuan namun terlanjur malu untuk bertanya. Mereka minggat duluan. Orang ini tidak pernah datang di acara-acara Programming Club dan menghilang entah ke mana. Sejak saya menjadi vice-president pada awal terbentuknya UKM ini, orang-orang seperti ini selalu ada di antara rekrutmen baru. Ini merupakan tipe orang yang kami hindari di dalam perekrutan. Orang-orang ini sebenarnya belum tentu tidak mampu, namun mereka biasanya minder dengan kekurangan mereka.

Ciri-ciri utama : acuh tak acuh, rendah diri, tidak mempunyai passion untuk berkompetisi, tidak berani mengambil keputusan, biasanya juga tidak maniak pemrograman.

1,264 Views, 0 Comment(s), Published on: 03-11-2012 9:13 by rifanmfauzi to Just another Blog - Rifan M Fauzi
| More
Filed under: ,

Comments

No Comments