Subscribe RSS Join our Facebook Group Follow us on Twitter!
in Search

Microsoft and You

April 2011 - Posts

  • Create Sharepoint Webpart in Seconds

    Customization merupakan fitur yang ditawarkan Sharepoint sejak versi 2007. Jika client Anda membutuhkan kostumisasi pada sebuah page atau beberapa page dalam application site-nya tentunya Anda akan membutuhkan sebuah environtment development yang memudahkan anda membuat semacam plug-ins diatas Sharepoint. Untuk kebutuhan itu, Sharepoint telah mengintegrasikan Visual Webpart yang akan memudahkan Anda mengatasi masalah mengenai kostumisasi di Sharepoint.

    Solution

    1. Buka Visual Studio 2010 > New Project > Sharepoint 2010 > Visual Webpart.

    image

    2. Test Url Sharepoint Site

    image

    image

    3. Jika Connection Succesfull, click Finish. Maka akan muncul sebuah project baru untuk membuat Visual Webpart, ubah elements.xml pada solution tsb.

    <?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
    <Elements xmlns="http://schemas.microsoft.com/sharepoint/">
      <Module Name="MyFirstWebpart" List="101" Url="_catalogs/wp">
        <File Path="MyFirstWebpart\MyFirstWebpart.webpart" Url="MyFirstWebpart.webpart" Type="GhostableInLibrary">
          <Property Name="Group" Value="FirstProject" />
        </File>
      </Module>  
    </Elements>

    4. Masukkan sample code seperti berikut

    <asp:UpdatePanel runat="server" ID="MyFirstProject">
        <ContentTemplate>
            <table width="100%" border="0">
                <tr>
                    <td><asp:Label ID="lblNama" runat="server" AssociatedControlID="txtNama" Text="Nama"></asp:Label></td>
                    <td><asp:TextBox ID="txtNama" runat="server"></asp:TextBox></td>
                </tr>
                <tr>
                    <td><asp:Label ID="lblAddress" runat="server" AssociatedControlID="txtAddress" Text="Address"></asp:Label></td>
                    <td><asp:TextBox ID="txtAddress" runat="server"></asp:TextBox></td>
                </tr>
                <tr>
                <asp:Button ID="btnSubmit" runat="server" Text="Submit" />
                </tr>
            </table>
    </ContentTemplate>
    </asp:UpdatePanel>

    5. Lakukan Deploy webpart yang telah Anda buat, kemudian check solution Anda pada target site.

    image

    6. Klik kanan pada project, pilih Deploy (Deploy Success), kemudian masukkan ke dalam site Anda.

    7. Buka site Anda pada browser, kemudian buka page yang akan disisipi webpart, click insert webpart pada page tersebut.

    image

    8. Click toolbar WebPart, dan pilih webpart yang telah Anda buat pada Group Webpart (nama group ini sesuai dengan yang ada pada elements.xml)

    image

    9. Add Webpart tersebut, Save dan Close page.

    Untitled

    322 Views, 0 Comment(s), Published on: 04-30-2011 3:13 by dani to Microsoft and You
    | More
    Filed under:
  • Form Validation Setting using Formula in MOSS 2010

    Setelah kita membuat List pada Sharepoint, by default akan mengenerate beberapa form page untuk menambahkan item, mengedit dan melihat detail item tersebut. Pada tutorial ini akan membahas mengenai Validation Setting pada sebuah item List Customer, yang mana contoh kasusnya adalah user tidak dapat memasukkan item baru jika umur user kurang dari 18 tahun.

    Solution

    1. Pada ribbon menu List Customer, pilih List Settings.

    image

    2. Pada General Settings, pilih Validation settings.

    image

    3. Berikutnya, pada kolom teks Formula isikan berikut

    =(YEAR(Modified)-YEAR(DateOfBirth))>18

    NOTE: Pada formula tersebut mengambil value tahun dari field Modified dikurangi dengan value tahun dari DateOfBirth dan hasil nilainya harus lebih besar dari 18. Untuk referensi mengenai Formula pada MOSS 2010 bisa disimak disini.

    4. Tambahkan pesan tesk User Message, pesan dari User Message nantinya akan muncul ketika validation Formula mengembalikan nilai False.

    image

    5. Kemudian Save, berikut hasilnya.

    Untitled

    That’s it, enjoy!

    364 Views, 0 Comment(s), Published on: 04-22-2011 1:57 by dani to Microsoft and You
    | More
    Filed under:
  • Simple Approval Workflow in MOSS 2010

    Pada tutorial ini akan membahas mengenai pembuatan Sharepoint Workflow dengan template Approval, yang mana contoh kasusnya seperti berikut:

    image

    Solution

    1. Buat sebuah workflow pada salah satu custom list. Semisal pada contoh kasus ini menggunakan List Customer.

    Untitled

    2. Pada ribbon menu List pilih Add a Workflow.

    image

    3. Selanjutnya pilih template Approval – Sharepoint 2010, ketikkan nama workflow semisal “Customer Approval” dan check pada pilihan Start this workflow when a new item is created dan Start this workflow when an item is changed.

    image

    4. Pada pengaturan selanjutnya, ikuti seperti gambar dibawah. Untuk keterangan lebih lengkap mengenai field-field pada pengaturan ini silahkan menyimak tautan berikut

    image

    image

    5. Langkah selanjutnya pada List Customer, ikuti petunjuk berikut:

    a. Jika sebelumnya telah terdapat item pada List Customer pilih salah satu item dan klik Workflow.

    b. Start Workflow yang telah kita buat “Customer Approval”.

    6. Berikutnya kita login sebagai user Approver yang telah kita tentukan sebelumnya.

    7. Masuk pada List Task http://<name-server>:<port>/Lists/Tasks/AllItems.aspx

    image

    8. Pada list tersebut muncul item Task baru, dan klik pada title Task tersebut. Lakukan approval pada item. Sebagai Approver, Anda dapat menolak, menerima, meminta perubahan atau bahkan memberikan tugas baru.

    image

    576 Views, 0 Comment(s), Published on: 04-16-2011 11:00 by dani to Microsoft and You
    | More
    Filed under:
  • Drop-Down Navigation Menu in MOSS 2010

    Sebagai sebuah portal multi-site, pada MOSS 2010 terdapat fitur Drop-Down Navigation pada horizontal menu. By default, MOSS 2010 menggunakan master page v4.master. Pada tutorial ini membahas mengenai setting drop-down navigation pada master page v4.master.

    1. Pada Root Site buat sebuah Site Page baru, sebagai contoh Team Site “Human Resources”. Jika sudah pada Team Site baru tersebut buat sebuah Page baru semisal page Registration.

    2. Masih pada team site Human Resources buat sebuah Sub Site baru, sebagai contoh Blog HR.

    3. Untuk lebih jelasnya perhatikan sitemap berikut.

    clip_image001

    4. Pada Root Site masuk ke Site Actions > Site Settings > Look and Feel > Navigation.

    clip_image003

    5. Check pilihan Show pages & Show subsites pada Global navigation.

    clip_image004

    6. Lakukan pengaturan pada Navigation Editing and Sorting seperti berikut.

    clip_image006

    7. Maka akan menghasilkan drop-down menu sebagai berikut.

    clip_image007

    8. Seperti pada gambar diatas yang menghasilkan drop-down menu dengan 2 level, tetapi pada kenyataanya kita membutuhkan drop-down menu 3 level. Untuk itu kita perlu sedikit mengubah code pada v4.master.

    9. Buka Sharepoint Designer, masuk ke _catalogs/masterpage/v4.master

    10.Cari SharePoint:AspMenu dengan ID="TopNavigationMenuV4".

    11. Ubah property MaximumDynamicDisplayLevels="1" menjadi 2 atau 3.

    NOTE: Untuk property MaximumDynamicDisplayLevels maximal value-nya adalah 5.

    12. Maka hasilnya sebagai berikut.

    clip_image008

    Further Reading

    355 Views, 0 Comment(s), Published on: 04-09-2011 21:33 by dani to Microsoft and You
    | More
    Filed under: